|
Salam Jumpa Bapak/Ibu Pemerhati Manajemen Pembiayaan Kesehatan. Kami sajikan beberapa Artikel/ Jurnal/ Berita dan Agenda sebagai berikut. |
|
Studi Perhitungan Biaya Komprehensif Mengenai Penyediaan Layanan Kesehatan Primer di Tanzania
Apakah Indonesia Dapat Mewujudkan Cakupan Kesehatan Universal?
Mengatasi Pembiayaan Perawatan Kesehatan Primer yang Tidak Memadai dan Terfragmentasi
Pengeluaran Kesehatan Pemerintah dan Harapan Hidup
Reportase Kegiatan beban Pembiayaan Kesehatan Lansia dan Tantangan Keberlanjutan Sistem Perlindungan Finansial
Layanan Perawatan Berbasis Komunitas sebagai Strategi Cost Effective Menekan Kunjungan Rawat Jalan Lansia di Perkotaan Tiongkok
|
Tanzania telah lama memprioritaskan layanan kesehatan primer (LKP) sebagai jalan menuju pencapaian cakupan kesehatan universal. Namun, diperlukan investasi yang lebih besar dan lebih efektif untuk memperluas akses terhadap layanan LKP berkualitas serta meningkatkan hasil kesehatan masyarakat secara lebih lanjut. Selain itu, seiring dengan status Tanzania yang naik menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah, pemerintah diharapkan beralih ke pembiayaan domestik penuh untuk layanan kesehatan. Dalam rangka mendukung tujuan ini, diperlukan perkiraan pengeluaran saat ini untuk layanan PHC, sumber daya yang dibutuhkan untuk menyediakan layanan PHC berkualitas sesuai standar nasional, serta kesenjangan antara keduanya.
Peningkatan perawatan kesehatan primer (public health care/PHC) sangat penting untuk mencapai cakupan kesehatan universal, dengan pembiayaan yang efektif memainkan peran kritis dalam kesuksesannya. Meskipun penekanan pada investasi PHC semakin meningkat, memastikan pembiayaan publik yang berkelanjutan tetap menjadi tantangan besar di negara-negara kawasan Asia Tenggara. Studi ini memberikan gambaran umum tentang skema pembiayaan PHC di Bangladesh, Indonesia, Maladewa, dan Nepal, dengan menyoroti tantangan utama di empat negara tersebut. Sumber data meliputi tinjauan dokumen (87 dokumen dari empat negara) dan wawancara dengan narasumber kunci (21 total). Temuan ini menyoroti pendekatan yang beragam dalam pembiayaan PHC di empat negara tersebut, yang menonjolkan tantangan umum dan spesifik negara. Temuan peneliti menunjukkan bahwa meskipun PHC telah mendapatkan lebih banyak perhatian dalam agenda kebijakan, fungsi pembiayaan PHC yang mendasar masih menghadapi banyak tantangan. Beberapa kendala berasal dari model pembiayaan kesehatan yang ada di negara-negara tersebut, menunjukkan kebutuhan untuk reformasi yang ditargetkan.
Harapan hidup secara luas diakui sebagai indikator fundamental kesehatan populasi, dan peningkatannya sering dikaitkan dengan pengeluaran kesehatan pemerintah,
Sebagai bagian dari rangkaian
Saat ini, terjadi peningkatan jumlah penduduk lansia di berbagai negara. Seiring dengan adanya tren penuaan penduduk, kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan lansia juga mengalami peningkatan, salah satunya pada pelayanan rawat jalan. Penelitian Chen et al. (2026) mengkaji mengenai layanan perawatan lansia berbasis komunitas (community-based elderly care services) berkontribusi terhadap pola utilisasi atau pemanfaatan layanan perawatan lansia di wilayah perkotaan Tiongkok. Penelitian tersebut bertujuan untuk menganalisis probabilitas dan frekuensi kunjungan rawat jalan terkait dengan partsipasi dalam berbagai aktivitas layanan perawatan lansia berbasis komunitas

























