|
Salam Jumpa Bapak/Ibu Pemerhati Manajemen Pembiayaan Kesehatan. K ami sajikan beberapa Artikel/ Jurnal/ Berita dan Agenda sebagai berikut. |
|
Tata Kelola dan Reformasi Pembiayaan Kesehatan di Indonesia: Analisis Dinamika Ekonomi Politik
Penetapan Harga Layanan Kesehatan Berbasis Nilai dengan Pertimbangan Kesetaraan Kesehatan
9th Biennial Scientific Meeting (BSM) InaHEA 2026
SELENGKAPNYA | REPORTASE | MATERI Cakupan Asuransi Kesehatan, Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan, dan Perlindungan Finansial di Kalangan Penyandang Disabilitas di Indonesia
Pendanaan Publik dan Pengembangan Sistem Kesehatan
Keadilan dalam Pendanaan Kesehatan
Ketika Perekonomian Melambat, Mengapa Kesehatan Tetap Menjadi Investasi Penting?
Studi Darvas dkk. (2018) menunjukkan bahwa sistem kesehatan memiliki dampak makroekonomi yang luas, mulai dari pengaruh terhadap produktivitas pekerja, partisipasi angkatan kerja, hingga ketimpangan sosial dan pengeluaran fiskal. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa pemotongan belanja kesehatan secara agresif pada masa krisis justru dapat memperlambat perlambatan ekonomi dan meningkatkan ketimpangan akses layanan kesehatan. Dalam konteks Indonesia, temuan ini menjadi pengingat bahwa efisiensi pembiayaan kesehatan tidak semata-mata berarti pengurangan biaya, tetapi juga memastikan investasi kesehatan tetap mampu menjaga kualitas sumber daya manusia dan ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan global. Dampak Pengeluaran Kesehatan Terhadap Cakupan Kesehatan Universal
|
Pemerintah di seluruh dunia telah berupaya memastikan akses yang adil terhadap layanan kesehatan berkualitas melalui reformasi pembiayaan kesehatan dan perluasan cakupan layanan. Meskipun terdapat kesepakatan luas mengenai cakupan kesehatan universal (UHC), mewujudkan hal tersebut menjadi reformasi yang efektif membutuhkan waktu dan upaya. Interaksi kompleks di antara para pemangku kepentingan, yang dipengaruhi oleh dinamika kekuasaan dan faktor ekonomi yang beragam, dapat menghambat reformasi. Memahami dinamika politik dan ekonomi yang mendorong perubahan pasca-krisis, terutama di Asia Tenggara, memberikan wawasan bagi strategi kemajuan UHC. Transformasi pembiayaan kesehatan di Indonesia, yang didasarkan pada reformasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2014, menekankan penyeimbangan kembali ke arah pelayanan kesehatan primer. Memasukkan perspektif ekonomi politik membantu pelaksanaan reformasi dengan menavigasi kepentingan para pemangku kepentingan.
Banyak sistem kesehatan bertujuan untuk mengurangi ketidaksetaraan kesehatan. Mekanisme penggantian biaya bagi penyedia layanan kesehatan, termasuk sistem pembayaran berdasarkan kinerja, merupakan instrumen kebijakan yang umum digunakan untuk menyelaraskan perilaku penyedia layanan dengan tujuan sistem kesehatan. Peneliti mengembangkan metodologi untuk memasukkan pertimbangan kesetaraan ke dalam penetapan harga berbasis nilai di Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS). Kami berfokus pada ketidaksetaraan sosial-ekonomi dalam kesehatan yang diukur berdasarkan kuintil tingkat kemiskinan. Kami menunjukkan bagaimana perubahan dalam desain skema pembayaran berdasarkan kinerja nasional di layanan kesehatan primer, yaitu Kerangka Kerja Hasil Kualitas (Quality Outcome Framework), dapat dievaluasi berdasarkan dampaknya terhadap tingkat dan distribusi kesehatan di seluruh status sosial-ekonomi.
9th Biennial Scientific Meeting (BSM) InaHEA 2026, merupakan forum ilmiah yang diselenggarakan oleh Indonesian Health Economics Association (InaHEA) bersama Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman dengan tema "From Evidence to Action: Digital-Driven Efficiency for Resilient and Sustainable Health System”. Acara ini berlangsung pada 23-25 Juli 2026 di Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSOED, Purwokerto. Pertemuan ini diselenggarakan sebagai ajang pertukaran pengetahuan dan memperkuat kolaborasi lintas disiplin guna mentransformasi bukti ilmiah menjadi kebijakan yang dapat meningkatkan efisiensi dan ketahanan sistem kesehatan nasional. Kegiatan mengundang berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, praktisi kesehatan, hingga mahasiswa untuk terlibat langsung dalam diskusi strategis mengenai ekonomi kesehatan. Rangkaian acara akan dilaksanakan melalui berbagai metode, mulai dari workshop pra-BSM, sesi keynote speaker, diskusi pleno, hingga presentasi oral hasil penelitian. Melalui integrasi teknologi digital dan inovasi berbasis data yang dibahas dalam pertemuan ini, diharapkan tercipta solusi nyata yang mendukung tercapainya cakupan kesehatan semesta yang lebih berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia. 






























